Cara Membuat Website / Blog WordPress Self Hosted Dengan Mudah

WordPress adalah salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk membuat website atau blog. Platform ini dapat diandalkan untuk membuat sebuah website profesional dengan tampilan yang menarik. Dan kabar baiknya adalah, WordPress sangat mudah digunakan oleh semua kalangan, baik itu para pemula ataupun mereka yang sudah mahir membuat website. Selain menawarkan platform yang user friendly, WordPress juga didukung oleh developers dari seluruh dunia yang membangun berbagai fitur tambahan pada WordPress, baik itu plugins maupun template-nya.

Bagi teman-teman yang belum tahu, WordPress itu sebenarnya ada dua, yaitu WordPress.org dan WordPress.com, tapi pengembangnya sama yaitu Matt Mullenweg dan teman-temannya. Nah, yang akan saya bahas pada artikel ini adalah cara membuat website / blog WordPress Self Hosted. Jadi, kita harus punya domain dan hosting sendiri, lalu menginstal script dari WordPress.org ke dalam hosting tersebut.

Untuk membuat website / blog di WordPress Self Hosting, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

Beberapa Langkah Membuat Website / Blog WordPress

1. Menyiapkan Nama Domain Untuk Website

Jika kita ingin membuat sebuah website / blog yang unik maka kita harus punya nama domain sendiri. Saya sangat menyarankan untuk membeli domain dari registrar yang sudah terkenal, baik itu registrar dari luar negeri maupun dalam negeri

Sebenarnya ada beberapa penyedia domain gratis di internet, misalnya domain gratis berekstensi co.cc, cz.cc, dan lain-lain. Tapi bila ingin membangun website/ blog yang lebih profesional atau untuk website bisnis, sebaiknya beli domain TLD saja (top level domain) agar kita punya akses penuh atas domain tersebut, dan tentunya akan terlihat lebih baik. Lagi pula harga untuk satu domain terbilang cukup murah, sekitar Rp 90.000 – Rp 120.000,- per tahun.

Domain dan hosting harus terhubung agar website kita dapat dibuka. Jika kita membeli domain dan hosting dari layanan yang berbeda maka kita harus menambahkan DNS (Domain Name System) hosting ke domain kita. Bagi para pemula saya sarankan untuk membeli nama domain dan hosting dari satu provider saja agar tidak perlu setting DNS lagi. Misalnya Anda membeli domain dari Dapurhosting, maka sebaiknya Anda juga beli hostingnya dari mereka.

2. Menyewa Hosting Untuk Website

Ketika kita membuat sebuah blog atau website, kita pasti akan membutuhkan script atau file-file pendukung agar website tersebut terlihat baik di browser internet. Misalnya script WordPress, file gambar, file video, file teks, dan file-file lainnya. Nah, fungsi dari hosting ini adalah sebagai tempat untuk menyimpan data base file website yang akan kita bangun. Kita harus teliti dalam memilih hosting yang akan digunakan agar website yang dibuat dapat dibuka dengan baik dan proses load-nya cepat.

Setelah kita membeli paket hosting, biasanya penyedia layanan hosting akan mengirimkan beberapa data terkait hosting yang kita beli. Diantaranya adalah data user name dan password cPanel hosting (Control Panel hosting), DNS, dan lainnya. Simpan data ini dengan baik karena akan dibutuhkan sewaktu-waktu. Jika Anda membeli domain dan hosting di layanan yang berbeda maka Anda wajib menambahkan DNS hosting Anda ke domain yang Anda beli.

Berikut ini adalah dua jenis hosting yang bisa Anda gunakan, pertimbangkan mana yang dibutuhkan sebelum Anda membeli/ menyewa layanan hosting:

2.1. Shared Hosting

Shared hosting adalah sebuah server yang di dalamnya terdapat beberapa account hosting website dan menggunakan layanan server tersebut secara bersama-sama. Shared hosting biayanya lebih murah, tapi privacy dan performa website di dalam shared hosting cenderung kurang baik, apalagi bila trafik website cukup besar. Namun, jika file data website Anda kecil dan belum banyak trafik, Anda bisa menggunakan shared hosting.

 2.2. Dedicated Hosting

Dedicated Hosting adalah sebuah server yang digunakan oleh satu klien saja. Keuntungan menggunakan dedicated hosting adalah privacy klien terjaga karena tidak digunakan oleh pihak lain, dan performa website jauh lebih baik dibandingkan dengan shared hosting. Namun biaya untuk dedicated hosting ini lebih mahal dibandingkan shared hosting.

3. Menginstal WordPress di Hosting

Ada dua cara untuk menginstal script WordPress ke hosting Anda, yaitu dengan meng-upload script WordPress secara manual atau bisa juga dengan menggunakan software Softaculous. Untuk proses instalasi yang lebih mudah dan cepat, kita bisa menggunakan Softaculous, software ini biasanya sudah ada di cPanel hosting Anda.

Saat pertamakali menginstal WordPress, theme default dan plugin default akan otomatis terinstal ke WordPress kita. Artinya, kita sudah memiliki sebuah website dan bisa langsung mulai mengisi konten pada website/ blog tersebut. Namun, jika kita membiarkan settingan default dengan theme default maka kemungkinan besar website tersebut tidak terlihat profesional. Kita membutuhkan sedikit ‘sentuhan’ untuk membuatnya lebih menarik, misalnya menginstal theme khusus, menginstal plugins, dan pengaturan lainnya.

4. Menginstal Theme yang Sesuai

Setelah berhasil menginstal WordPress di hosting, Anda bisa melakukan beberapa pengaturan untuk membuat blog/ website Anda menjadi lebih baik. Mengatur theme atau template WordPress sangat besar pengaruhnya pada tampilan layout website Anda secara keseluruhan.

Saat menginstal WordPress, biasanya template default akan ikut ter-instal ke dalam hosting kita. Tampilan template ini standar dan tidak semua orang menyukai tampilan standar theme WordPress. Nah jika Anda ingin memiliki website dengan tampilan yang unik dan menarik, maka Anda perlu menginstal theme tertentu.

Theme WordPress ini tersedia banyak sekali, baik itu yang gratis ataupun yang berbayar. Jika Anda ingin menggunakan theme yang gratis, Anda bisa mencarinya langsung dari halaman dashboard WordPress Anda, yaitu di bagian Appearance > Theme > Add New. Anda bisa mencari theme yang sesuai dengan keinginan Anda.

Jika ternyata theme gratis yang tersedia tidak sesuai dengan harapan, maka Anda bisa menggunakan theme premium yang dijual di beberapa website yang khusus menjual theme WordPress. Beberapa website yang saya rekomendasikan untuk membeli Theme WordPress adalah:

5. Menginstal Plugins dan Membuat Pengaturan

Untuk membuat WordPress Anda bekerja lebih maksimal, maka diperlukan beberapa pengaturan dan juga menginstal beberapa plugins penting. Beberapa pengaturan sederhana ini bisa memberikan dampak yang besar bagi website Anda, misalnya;

  • Membuat page baru untuk halaman About, Kontak, Privacy Policy, dan lainnya
  • Mengatur widget di sidebar
  • Mengatur posisi link untuk menu kategori
  • Menambahkan logo dan banner
  • Dan lain-lain.

Menginstal plugins WordPress adalah hal yang sangat sangat penting untuk meningkatkan kemampuan blog/ website WordPress Anda. Beberapa plugins penting yang harus Anda instal di blog / website WordPress Anda diantaranya;

  • WordPress SEO by  Yoast
  • Google XML Sitemaps
  • SEO Friendly Images
  • Wordfence Security
  • Dan lain-lain

6. Mulai Membuat Konten

Setelah selesai melakukan semua pengaturan yang dibutuhkan, sekarang saatnya Anda membangun konten untuk blog / website baru Anda. Sebelum membangun konten, pastikan Anda sudah melakukan riset keywords. Melakukan langkah ini akan sangat membantu kita dalam membangun konten yang banyak dicari oleh para pengguna Google, tentunya keywords yang sesuai dengan niche bisnis Anda.

Membangun konten yang berhubungan dengan niche Anda tentunya bukan sesuatu yang sulit karena Anda memang menguasainya. Anda harus memastikan bahwa konten yang Anda buat dan posting di blog/ website Anda akan memberikan value kepada audiens Anda. Hal ini akan sangat membantu membangun brand website bisnis Anda nantinya untuk jangka panjang. Selain itu, membangun konten yang berkualitas secara terus menerus akan meningkatkan authority website Anda untuk niche yang Anda bidik, dan ini sangat baik untuk SEO (Search Engine Optimization).

Nah demikianlah cara membuat website / blog WordPress self hosted dengan mudah. WordPress merupakan platform yang populer dan sangat powerful untuk membangun berbagai jenis website. Sejauh ini Saya sudah membangun beberapa jenis website (toko online, blog, portal, dan company profile) dengan menggunakan platform WordPress, dan saya melihat tidak ada cara lain semudah menggunakan WordPress. Semoga artikel ini bermanfaat.

Sumber : Maxmanroe.com